Susul Indonesia, Malaysia Ikut Blokir Grok AI Milik Elon Musk

- Reporter

Kamis, 15 Januari 2026 - 05:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Malaysia turut memblokir akses platform kecerdasan buatan (AI) Grok milik Elon Musk pada Minggu (11/1), menyusul Indonesia yang mengambil langkah serupa sehari sebelumnya.

Dalam pernyataan pada Minggu (11/1), Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) mengatakan akan membatasi akses ke Grok setelah penggunaan berulang kali alat tersebut untuk “menghasilkan gambar-gambar yang cabul, eksplisit secara seksual, tidak pantas, sangat menyinggung, dan gambar yang dimanipulasi tanpa persetujuan, termasuk konten yang melibatkan perempuan dan anak-anak.”

MCMC mengatakan telah menerbitkan pemberitahuan kepada X dan xAI untuk menuntut penerapan langkah-langkah teknis dan moderasi yang efektif, namun tanggapan yang diterima sebagian besar bergantung pada mekanisme pelaporan yang diinisiasi pengguna dan gagal mengatasi risiko yang ditimbulkan oleh desain dan operasional alat kecerdasan buatan (AI) tersebut.

“MCMC menganggap hal ini tidak cukup untuk mencegah kerugian atau memastikan kepatuhan hukum,” katanya, dikutip dari Reuters, Minggu (11/1).

XAI menanggapi email Reuters yang meminta komentar dengan respons otomatis: “Legacy Media Lies.” Sementara X tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada Kamis (8/1), perusahaan di balik Grok, xAI, mengumumkan bahwa mereka akan membatasi fitur pembuatan dan pengeditan gambar hanya untuk langganan berbayar, sebagai tanggapan atas kelalaian yang memungkinkan pengguna di X untuk menghasilkan konten bermuatan seksual tentang orang lain, yang seringkali tanpa persetujuan.

Pada Sabtu (10/1), pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadi negara pertama yang melakukan pemblokiran sementara ke Grok.

Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran masifnya konten pornografi palsu atau deepfake yang dihasilkan oleh teknologi tersebut.

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan bahwa pemblokiran ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam melindungi kelompok rentan, terutama perempuan dan anak-anak, dari eksploitasi di ruang digital.

“Demi melindungi perempuan, anak, dan seluruh masyarakat dari risiko konten pornografi palsu yang dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok.”

“Pemerintah memandang praktik deepfake seksual nonkonsensual sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, martabat, serta keamanan warga negara di ruang digital,” ujar Meutya dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1).

Tak hanya memutus akses, Komdigi juga telah melayangkan permintaan resmi kepada Platform X (dahulu Twitter) untuk segera menghadap dan memberikan klarifikasi. Pemerintah menuntut penjelasan mengenai mitigasi dampak negatif dan lubang keamanan pada Grok yang memungkinkan terciptanya konten terlarang.

“Kementerian Komunikasi dan Digital juga juga telah meminta Platform X untuk segera hadir guna memberikan klarifikasi terkait dampak negatif penggunaan Grok,” ucap Muetya.

(Sumber : CNN)

Berita Terkait

32 Tim Banua Anam Ramaikan Turnamen Bola Volly Dandim Cup I 2026
PERI Santuni 25 Anak Yatim pada HUT ke-6, Perkuat Solidaritas Jelang Ramadhan 1447 H
BUMDes Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan Ekonomi Desa, Sukanegara Sukses Kembangkan Budidaya Gurame
Cegah balap liar dini hari, Polres Tabalong Tindak Tegas Motor Tak Sesuai Standar
Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet
PERSIB Diminta Tampil Habis-habisan Jelang Laga Leg Kedua Kontra Ratchaburi FC
Sigap dan Responsif, Prajurit Yonif TP 833/BD Evakuasi Korban Kecelakaan di Jalan Lintas Kalimantan
Polsek Limbangan Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi Premanisme dan Kejahatan C3.

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:34

32 Tim Banua Anam Ramaikan Turnamen Bola Volly Dandim Cup I 2026

Minggu, 15 Februari 2026 - 13:07

PERI Santuni 25 Anak Yatim pada HUT ke-6, Perkuat Solidaritas Jelang Ramadhan 1447 H

Minggu, 15 Februari 2026 - 12:37

BUMDes Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan Ekonomi Desa, Sukanegara Sukses Kembangkan Budidaya Gurame

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:49

Cegah balap liar dini hari, Polres Tabalong Tindak Tegas Motor Tak Sesuai Standar

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:12

Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:04

Sigap dan Responsif, Prajurit Yonif TP 833/BD Evakuasi Korban Kecelakaan di Jalan Lintas Kalimantan

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:44

Polsek Limbangan Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi Premanisme dan Kejahatan C3.

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:41

Tingkatkan Intensitas Patroli Pantai, Polisi Hadir Pastikan Keamanan Wisatawan di Karangpapak

Berita Terbaru

Berita

Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet

Minggu, 15 Feb 2026 - 10:12

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x