PONTIANAK, // PropamNewstv.id – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XII, Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR., menegaskan komitmen kuat TNI Angkatan Laut dalam mewujudkan proses rekrutmen prajurit yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis pada Tahun Anggaran 2026.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Penandatanganan Pakta Integritas bagi Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) Gelombang I dan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) Gelombang I TNI AL.
Kegiatan berlangsung di Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) TK. III dr. Rahadi Osman, Pontianak, pada Rabu (14/1), dan menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian seleksi penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut.
Dalam upacara tersebut, Laksamana Muda TNI Sawa bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Kasubdis Kesla Kodaeral XII Mayor Laut (K) dr. Handoko Hariyono dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Hadir pula sejumlah pejabat utama Kodaeral XII, di antaranya Ir Kodaeral XII Kolonel Laut (S) Kartoli, S.E., Kapoksahli Kodaeral XII Kolonel Marinir Qomarudin, S.E., M.M., CHRMP., para Asisten Dankodaeral XII, Pjs. Karumkital TK. III dr. Rahadi Osman, serta para ketua tim seleksi, kepala dinas, dan kepala satuan kerja di lingkungan Kodaeral XII.
Berdasarkan data panitia, jumlah calon siswa yang mengikuti penandatanganan pakta integritas terdiri atas 34 calon Bintara PK pria, 83 calon Bintara PK wanita, serta 27 calon Tamtama PK.
Dalam amanatnya, Dankodaeral XII menegaskan bahwa pakta integritas bukan sekadar seremoni, melainkan ikrar moral yang mengikat panitia seleksi dan para calon prajurit untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran dan profesionalisme di setiap tahapan seleksi.
Ia kembali menekankan bahwa seluruh proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Laut tidak dipungut biaya apa pun.
Masyarakat dan peserta seleksi diminta tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
” Seleksi prajurit TNI Angkatan Laut dilaksanakan secara gratis. Apabila menemukan indikasi pungutan liar atau praktik percaloan, segera laporkan,” tegas Laksamana Muda TNI Sawa.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut membutuhkan putra-putri terbaik bangsa yang memiliki integritas tinggi, kemampuan yang mumpuni, kesehatan jasmani dan rohani, serta semangat juang untuk mengabdi kepada negara.
Oleh karena itu, seluruh panitia seleksi diminta menjalankan tugas secara objektif, profesional, dan berlandaskan aturan yang berlaku.
Penandatanganan pakta integritas ini menjadi bukti nyata komitmen Kodaeral XII dalam mencetak prajurit TNI Angkatan Laut yang berkarakter, berintegritas, dan siap memperkuat pertahanan maritim Indonesia.
Sumber : Dispen Kodaeral XII. ( Red )








