SINTANG, // PropamNewstv.id – Banjir kembali melanda sejumlah wilayah pedalaman Kabupaten Sintang dalam sepekan terakhir. Beberapa desa di Kecamatan Tempunak, Sepauk, serta Ketungau Hulu dilaporkan terdampak cukup parah akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan luapan sungai.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan pentingnya peningkatan komunikasi dan koordinasi lintas tingkatan pemerintahan.
Hal itu disampaikannya saat menjadi pembina apel awal tahun 2026 yang dirangkaikan dengan silaturahmi Natal 2025 di halaman Kantor Bupati Sintang, Senin ( 12/01/2026 ) pagi.
Bupati meminta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD), untuk lebih proaktif dalam menyikapi bencana yang dialami masyarakat. Menurutnya, penanganan banjir harus didasarkan pada data dan laporan yang akurat dari lapangan.
“OPD terkait agar segera menyiapkan laporan tertulis yang lengkap dan berbasis data. Bencana ini harus diklasifikasikan dengan jelas, termasuk langkah apa saja yang layak dan dapat dilakukan sesuai aturan,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi kepada camat dan kepala desa di wilayah terdampak, sehingga masyarakat memperoleh penjelasan yang utuh terkait bentuk bantuan maupun keterbatasan yang dimiliki pemerintah daerah.
“Sampaikan kondisi yang sebenarnya dan sesuai ketentuan. Jika ada kebijakan yang bisa diambil dan bantuan yang dapat kita lakukan, tentu harus dimaksimalkan. Namun, masyarakat juga perlu mengetahui apa saja yang belum bisa dilakukan oleh pemerintah,” tambahnya.
Bupati menegaskan bahwa meskipun dirinya sebagai kepala daerah, pelaksanaan teknis penanganan bencana tetap berada pada OPD yang memiliki kewenangan sesuai tugas dan fungsinya.
Dengan koordinasi yang solid, ia berharap penanganan banjir di wilayah pedalaman Sintang dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. ( Red )








