Batu Ginjal: Bukan Hanya Karena Kurang Minum

- Reporter

Senin, 12 Januari 2026 - 09:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, // PropamNewstv.id – Batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari mineral dan garam yang membatu dan mendiami ginjal atau saluran kemih. Keberadaan batu ginjal dapat memengaruhi kinerja ginjal dalam menyaring darah dan membuang zat sisa melalui urine.

Kondisi ini sering kali dikaitkan dengan kebiasaan kurang minum. Nyatanya, kondisi ini juga disebabkan oleh banyak faktor lain, tidak hanya kurang cairan.

“Batu ginjal tidak hanya disebabkan oleh kurang minum air. Batu terbentuk karena kombinasi faktor metabolik, pola makan, genetik, dan kondisi medis,” ungkap ahli nefrologi Dr Arjun Sabharwal, MBBS dikutip dari Times of India, Selasa (9/12/2025).

“Hal ini telah dibuktikan secara jelas dalam berbagai studi besar yang diterbitkan di The New England Journal of Medicine (NEJM), American Journal of Kidney Diseases (AJKD), dan Nature Reviews Nephrology,” sambungnya.

Adapun berikut ini sederet penyebab paling umum dari batu ginjal :

*Kalsium urine tinggi (hiperkalsiuria).

*Oksalat tinggi (dari makanan atau penyerapan    usus).

*Sitrat urine rendah (pelindung alami terhadap    batu).

*Asam urat tinggi (sering terkait daging merah    & gout).

*Asupan garam dan protein hewani tinggi.

*Asupan kalsium makanan yang rendah.

Makanan tinggi oksalat (bayam, kacang, cokelat).

*Suplemen vitamin C berlebihan.

*Obesitas, diabetes, gout, gangguan tiroid dan      usus.

*Infeksi saluran kemih berulang.

*Riwayat keluarga & faktor genetik.

*Beberapa obat jangka panjang (diuretik, obat      migrain, antasida kalsium).

Oleh karena itu, jika masalah ginjal muncul berulang meski sudah minum cukup, pemeriksaan lanjutan perlu dilakukan. Ini bertujuan untuk mengetahui penyebab pasti kemunculan batu ginjal.

“Kurang minum memang meningkatkan risiko karena membuat urine lebih pekat, tetapi penelitian jelas menunjukkan bahwa batu ginjal berulang selalu memerlukan pemeriksaan metabolik lengkap, termasuk tes urine 24 jam untuk menemukan penyebab sebenarnya,” katanya.

“Jika batu terus-menerus kambuh, jangan hanya tambah minum air, tapi ketahui jenis batu Anda dan atasi akar penyebabnya,” tandasnya.

(Sumber : Detikcom)

Berita Terkait

Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet
PERSIB Diminta Tampil Habis-habisan Jelang Laga Leg Kedua Kontra Ratchaburi FC
Sigap dan Responsif, Prajurit Yonif TP 833/BD Evakuasi Korban Kecelakaan di Jalan Lintas Kalimantan
Polsek Limbangan Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi Premanisme dan Kejahatan C3.
Tingkatkan Intensitas Patroli Pantai, Polisi Hadir Pastikan Keamanan Wisatawan di Karangpapak
Operasi KRYD Malam Minggu, Ratusan Personel Gabungan Amankan Wilayah Garut
Puncak HUT ke-53, PAM Bandarmasih Fokus Tingkatkan Pelayanan Hingga ke Ujung Jaringan
Yayasan Panata Giri Jadi Pusat Edukasi Lingkungan dan Kaderisasi Penggiat Hutan di Kabupaten Bandung

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:12

Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet

Minggu, 15 Februari 2026 - 10:05

PERSIB Diminta Tampil Habis-habisan Jelang Laga Leg Kedua Kontra Ratchaburi FC

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:04

Sigap dan Responsif, Prajurit Yonif TP 833/BD Evakuasi Korban Kecelakaan di Jalan Lintas Kalimantan

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:44

Polsek Limbangan Intensifkan Patroli KRYD, Antisipasi Premanisme dan Kejahatan C3.

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:41

Tingkatkan Intensitas Patroli Pantai, Polisi Hadir Pastikan Keamanan Wisatawan di Karangpapak

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:46

Puncak HUT ke-53, PAM Bandarmasih Fokus Tingkatkan Pelayanan Hingga ke Ujung Jaringan

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:35

Yayasan Panata Giri Jadi Pusat Edukasi Lingkungan dan Kaderisasi Penggiat Hutan di Kabupaten Bandung

Minggu, 15 Februari 2026 - 05:29

Pasar Kaget Desa Kiangroke Ramaikan Jalur Alternatif Ciherang Setiap Minggu

Berita Terbaru

Berita

Bupati Bandung Hadiri Konferensi MWC NU Pacet

Minggu, 15 Feb 2026 - 10:12

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x