PANDEGLANG //propamnewstv.id – Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batu Lawang, Desa Parigi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, memberikan klarifikasi resmi terkait isu miring mengenai dugaan belum direalisasikannya program Ketahanan Pangan (Ketapang).
Dalam keterangannya kepada awak media, Direktur BUMDes Batu Lawang, Deriana (yang akrab disapa Adeng), menegaskan bahwa program tersebut tidak mandek, melainkan sedang dalam proses tahapan administratif. Ia memastikan alokasi anggaran BUMDes Tahap II Tahun 2025 akan segera dikucurkan dalam waktu dekat.
“Kami telah melaksanakan musyawarah bersama seluruh pengurus dan Pemerintah Desa terkait persiapan teknis kegiatan yang akan dijalankan. Semua sudah terencana,” ujar Adeng pada Sabtu (10/1/2026).
Adeng menjamin bahwa seluruh tahapan pengelolaan program ini berjalan di atas rel aturan dan petunjuk teknis (Juknis) yang berlaku. Pihaknya mengaku terus berkomunikasi intensif dengan Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat guna memastikan program tepat sasaran.
Miskomunikasi Jadi Pemicu
Senada dengan Direktur BUMDes, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Parigi, Nawawi, turut angkat bicara. Ia mengapresiasi fungsi kontrol sosial yang dijalankan oleh media, namun ia menekankan bahwa isu yang berkembang murni karena faktor komunikasi yang belum tersampaikan secara utuh ke publik.
“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan media atas sinergi dan perhatiannya. Munculnya isu ini kami sadari karena adanya kekurangan dalam penyampaian informasi secara menyeluruh, sehingga terjadi miskomunikasi di lapangan,” ungkap Nawawi.
Ia berharap masyarakat dapat menyikapi persoalan ini secara objektif dan tetap memberikan dukungan kepada BUMDes Parigi.
“Ini hanya masalah komunikasi saja. Kami harap semua pihak memberi ruang bagi BUMDes untuk melakukan evaluasi dan perbaikan demi keberlanjutan usaha desa yang manfaatnya akan kembali lagi ke masyarakat,” pungkasnya.
(Red)








