Diduga Gagal Penuhi Komitmen Alat Dapur MBG Senilai Rp160 Juta: Supplier PT AMIRMOLL JAYA ABADI Abaikan Pengusaha Jelang Verifikasi BGN

- Reporter

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang // PropamNewstv.id – Pengusaha yang terlibat dalam program nasional Makanan Bergizi (MBG), Ari, mengungkapkan kekecewaannya mendalam terhadap salah satu supplier peralatan dapur, PT AMIRMOLL JAYA ABADI (Jl Cendrawasih 8 RT 6/7 no. 48 Cengkareng Barat Jakarta Barat).

Kekecewaan ini muncul akibat tidak adanya komitmen dari pihak supplier menjelang jadwal penting verifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Ari menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan pemesanan (order) alat-alat dapur spesifik untuk kebutuhan MBG senilai total Rp160 juta pada hari Selasa, 23 Desember 2025.

“Setelah pembayaran awal Rp. 30jt, tanpa konfirmasi kembali Pihak Supplier mengirim barang hanya seharga Rp. 30jt, Saya kecewa,”papar Ari

Dalam kesepakatan tersebut, PT AMIRMOLL JAYA ABADI menyanggupi skema pembayaran secara tempo, mengingat mendesaknya kebutuhan peralatan sebelum dilakukan Verifikasi Lokasi Dapur (SPPG) oleh BGN pada tanggal 7 Januari 2026 di wilayah Kecamatan Rajeg.

“Sampai detik ini, tidak ada respons baik melalui chat maupun telepon dari pihak PT AMIRMOLL JAYA ABADI,” ujar Ari di kediamannya, Minggu (4/1/2026), menunjukkan ketidakprofesionalan supplier tersebut.

Program MBG dicanangkan bukan hanya sebagai proyek penyediaan makanan, tetapi juga diharapkan mampu menghidupkan sektor industri penunjang mulai dari produsen bahan baku hingga perkakas. Keterlambatan ini, menurut Ari, bukan hanya merugikan dirinya secara bisnis, tetapi juga menghambat upaya kolektif yang tengah dibangun berbagai pihak untuk mendukung program unggulan pemerintah ini.

Ancaman Gagal Verifikasi

Ketiadaan alat-alat masak yang dipesan tersebut menempatkan Dapur SPPG milik Ari dalam posisi rentan. Verifikasi BGN adalah tahapan krusial untuk memastikan standar kelayakan dan higienitas sesuai aturan yang ketat dari Badan Gizi Nasional.

“Pelaksanaan program Makanan Bergizi (MBG) ini adalah mandat nasional yang harus kami jalankan dengan disiplin. Keterlambatan dan sikap menghindar dari pihak supplier seperti ini mengancam kelancaran persiapan kami,” tegas Ari.

Ari berharap PT AMIRMOLL JAYA ABADI dapat segera mengambil langkah nyata, menepati janji pengiriman, dan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan terhadap persiapan implementasi program MBG di wilayah Rajeg.

“Saat di hubungi kembali, tidak pernah menjawab, tapi ketika Ia VC dengan saya saat sedang bersama wanita di dalam hotel ia bisa, tapi urusan bisnis ini malah tidak pernah menjawab, seperti menganggap sepele,”geram Ari.

Dan Pihak Ari pun sudah mendokumentasikan bukti bukti pertemuan, Voice Record saat kesepakatan order ini, dan niat akan melanjutkan ke pihak kepolisian akibat ancaman gagal verifikasi ini.

Saat awak media menayangkan berita ini, pihak Supplier yang dimaksud untuk konfirmasi agar berita berimbang belum bisa dihubungi.

Sumber : Ari

Berita Terkait

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 
Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026
Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”
Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 
Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi sejumlah Gereja. 
Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:54

Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47

Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:35

Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:29

Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi sejumlah Gereja. 

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:46

Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:36

Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:23

MAN 2 Bandung Cetak Prestasi, Puluhan Siswa Tembus PTN Favorit Jalur Prestasi 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x