Banjir Berulang di Pandeglang, Alarm Moral atas Relasi Manusia dan Alam

- Reporter

Sabtu, 3 Januari 2026 - 03:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pandeglang // PropamNews.tv — Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia setelah hujan deras mengguyur selama beberapa hari terakhir. Di Kabupaten Pandeglang, Banten, ribuan rumah warga terendam, aktivitas masyarakat lumpuh, dan kerugian material terus bertambah. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga memunculkan refleksi mendalam mengenai relasi manusia dengan alam.

Sejumlah pengamat lingkungan menilai banjir yang kian sering terjadi tidak semata-mata disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem. Alih fungsi lahan, penggundulan hutan, penimbunan daerah resapan air, serta pembangunan yang mengabaikan keseimbangan ekosistem disebut sebagai faktor utama meningkatnya intensitas dan luas genangan banjir. Kepentingan ekonomi dan politik dinilai kerap mengesampingkan aspek kelestarian lingkungan, sehingga alam menjadi korban dari pembangunan yang tidak berkelanjutan.

Dalam perspektif keagamaan, khususnya Islam, manusia telah diingatkan agar tidak berbuat kerusakan di muka bumi. Al-Qur’an menegaskan bahwa kerusakan di darat dan laut merupakan akibat dari perbuatan manusia sendiri, sebagai peringatan agar manusia kembali ke jalan yang benar, sebagaimana tertuang dalam QS. Ar-Rum ayat 41.

Ayat tersebut dipahami sebagai peringatan moral bahwa bencana dapat menjadi cermin perilaku manusia yang melampaui batas. Keserakahan dalam mengeksploitasi sumber daya alam tanpa tanggung jawab dinilai bertentangan dengan peran manusia sebagai khalifah di bumi, yang memiliki amanah untuk menjaga dan memelihara alam, bukan merusaknya.

Para ulama dan akademisi menekankan bahwa bencana banjir harus dijadikan momentum introspeksi bersama, baik oleh pemerintah, pelaku industri, maupun masyarakat. Kebijakan pembangunan yang adil dan ramah lingkungan dipandang bukan hanya sebagai tuntutan zaman, tetapi juga sebagai amanah moral dan spiritual yang harus ditegakkan secara konsisten.

Peringatan serupa juga ditegaskan dalam Al-Qur’an melalui QS. Al-A’raf ayat 56 yang melarang manusia berbuat kerusakan di bumi setelah Allah memperbaikinya. Pesan ini dinilai semakin relevan dengan kondisi saat ini, ketika kerusakan lingkungan kian nyata dan berdampak langsung pada kehidupan manusia.

Banjir yang terjadi hari ini bukan sekadar persoalan luapan air, melainkan peringatan keras agar manusia kembali menata hubungan dengan alam secara bijaksana. Tanpa perubahan sikap dan kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan, bencana serupa dikhawatirkan akan terus berulang dan meninggalkan kerusakan yang semakin sulit dipulihkan. (Red)

Berita Terkait

Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor
Penindakan Penggunaan Knalpot Brong di Indramayu
Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu
Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit
Wargi Kabupaten Bandung, Reboisasi Udara Jadi Solusi Pulihkan Hutan Kritis
Kodim 1002/HST Kolaborasi dengan Pemdes Rantau Keminting Gelar Gerakan Indonesia Asri
LBH No Viral No Justice: Perjanjian Lisan Tetap Sah secara Hukum, Debitur Tak Bisa Mengelak

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:23

Tridjaya Motor Pagaden Subang Kembali Raih Gelar Dealer Terbaik di Jawa Barat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:39

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan Raih Gelar Doktor

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:25

Penindakan Penggunaan Knalpot Brong di Indramayu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:21

Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:17

Tumbuhkan Semangat Kebersamaan, Persit KCK Cab. LXII Kodim 1310/Bitung Olahraga Bersama dan Lomba Permainan Tradisional Peringati HUT Ke-80 Persit

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:11

Kodim 1002/HST Kolaborasi dengan Pemdes Rantau Keminting Gelar Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:07

LBH No Viral No Justice: Perjanjian Lisan Tetap Sah secara Hukum, Debitur Tak Bisa Mengelak

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:45

Pemerintah Perluas Program MBG ( Makan Bergizi Gratis) untuk Tingkat kan Kesehatan dan Prestasi Anak

Berita Terbaru

Berita

Penindakan Penggunaan Knalpot Brong di Indramayu

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:25

Berita

Serah Terima Jabatan Kepala Desa Arjasari, Indramayu

Sabtu, 14 Feb 2026 - 12:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x