Permala Jakarta menggelar Diskusi Publik Bertajuk Kurikulum Berbasis Cinta : Cinta Terhadap Sesama Anak Bangsa Dan Umat Beragama

- Reporter

Senin, 22 Desember 2025 - 06:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // propamnewstv.id — Persatuan Mahasiswa Lampung Jakarta (Permala Jakarta) menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Kurikulum Berbasis Cinta: Cinta terhadap sesama anak bangsa dan um rxat beragama” pada Minggu, 21 Desember 2025, bertempat di Badan Penghubung Provinsi Lampung, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis dalam merespons tantangan pendidikan, kebangsaan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Diskusi publik ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan. Hadir sebagai keynote speaker Dr. H. Abdb. Basir, S.Pd.I., M.Pd.I., M.Pd., Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana Kementerian Agama RI, serta Yos Sailendra Ahmad Rastti, SH., MM., Kepala Badan Penghubung Provinsi Lampung. Sementara itu, pemantik diskusi diisi oleh Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd. (Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung), Riko Kiat Sanjaya, S.H. (Ketua Cabang PMII Jakarta Pusat Periode 2015–2017), dan Riska Prasasti, S.E., M.E., AWP.

Diskusi menekankan pentingnya kurikulum pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai cinta kasih, empati, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman. Kurikulum berbasis cinta dipandang sebagai fondasi untuk membentuk karakter generasi muda yang inklusif, berakhlak, serta memiliki komitmen kuat terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

Kurikulum berbasis cinta adalah gagasan besar yang menempatkan nilai kemanusiaan, toleransi, empati, dan persaudaraan sebagai fondasi utama pendidikan. Di tengah realitas sosial yang masih diwarnai oleh polarisasi, intoleransi, dan krisis nilai, pendidikan tidak cukup hanya mencetak manusia cerdas, tetapi juga harus melahirkan manusia yang berkarakter, berakhlak, dan mencintai sesama tanpa memandang perbedaan.

Sebagai mahasiswa, kami meyakini bahwa perubahan besar selalu berawal dari ruang-ruang diskusi seperti ini. Forum ini bukan sekadar tempat bertukar gagasan, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana kita mendidik generasi hari ini. Tutup Ahmad Sopian

Permala Jakarta menggelar Diskusi Publik Bertajuk Kurikulum Berbasis Cinta : Cinta Terhadap Sesama Anak Bangsa Dan Umat Beragama

Jakarta.
Persatuan Mahasiswa
Lampung Jakarta (Permala Jakarta) menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Kurikulum Berbasis Cinta: Cinta terhadap sesama anak bangsa dan um rxat beragama” pada Minggu, 21 Desember 2025, bertempat di Badan Penghubung Provinsi Lampung, Jakarta. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis dalam merespons tantangan pendidikan, kebangsaan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia.

Diskusi publik ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan. Hadir sebagai keynote speaker Dr. H. Abdb. Basir, S.Pd.I., M.Pd.I., M.Pd., Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana Kementerian Agama RI, serta Yos Sailendra Ahmad Rastti, SH., MM., Kepala Badan Penghubung Provinsi Lampung. Sementara itu, pemantik diskusi diisi oleh Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd. (Wakil Rektor II UIN Raden Intan Lampung), Riko Kiat Sanjaya, S.H. (Ketua Cabang PMII Jakarta Pusat Periode 2015–2017), dan Riska Prasasti, S.E., M.E., AWP.

Diskusi menekankan pentingnya kurikulum pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai cinta kasih, empati, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman. Kurikulum berbasis cinta dipandang sebagai fondasi untuk membentuk karakter generasi muda yang inklusif, berakhlak, serta memiliki komitmen kuat terhadap persatuan dan kesatuan bangsa.

Kurikulum berbasis cinta adalah gagasan besar yang menempatkan nilai kemanusiaan, toleransi, empati, dan persaudaraan sebagai fondasi utama pendidikan. Di tengah realitas sosial yang masih diwarnai oleh polarisasi, intoleransi, dan krisis nilai, pendidikan tidak cukup hanya mencetak manusia cerdas, tetapi juga harus melahirkan manusia yang berkarakter, berakhlak, dan mencintai sesama tanpa memandang perbedaan.

Sebagai mahasiswa, kami meyakini bahwa perubahan besar selalu berawal dari ruang-ruang diskusi seperti ini. Forum ini bukan sekadar tempat bertukar gagasan, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh bagaimana kita mendidik generasi hari ini. Tutup Ahmad Sopian.

Lucky Suryani

Berita Terkait

Ungkap Sejumlah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ditres PPA dan PPO Polda Jateng Siapkan Hotline Pengaduan Masyarakat
Kodim 0724/Boyolali Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Masyarakat
KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 
KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 
Wisuda Sekolah Lansia Alam Aisyiyah “Husnul Khatimah” Banua Anyar Banjarmasin, Usia Lansia Tetap Semangat Menimba Ilmu 
Pelindo Tanam 2.500 Pohon di Banjarmasin, Wujudkan Komitmen Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan
Kodim 1002/HST percepat pembangunan infrastruktur, dua jembatan Garuda masuk tahap konstruksi abutment
Warga Resah Melihat Mobil Parkir di Separuh Jalan Kampung, Bhabinkamtibmas Polsek Entikong Gerak Cepat Atasi Keluhan

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 14:00

Ungkap Sejumlah Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Ditres PPA dan PPO Polda Jateng Siapkan Hotline Pengaduan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:55

Kodim 0724/Boyolali Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kepedulian TNI terhadap Kesehatan Masyarakat

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:51

KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:46

KLARIFIKASI seluruh ketua rw desa Pada mukti kecamatan Solokan jeruk tidak ada pungutan pungli, dana yang d impun murni suka rela ( infak). 

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:18

Wisuda Sekolah Lansia Alam Aisyiyah “Husnul Khatimah” Banua Anyar Banjarmasin, Usia Lansia Tetap Semangat Menimba Ilmu 

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:34

Kodim 1002/HST percepat pembangunan infrastruktur, dua jembatan Garuda masuk tahap konstruksi abutment

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:27

Warga Resah Melihat Mobil Parkir di Separuh Jalan Kampung, Bhabinkamtibmas Polsek Entikong Gerak Cepat Atasi Keluhan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:13

*Polisi Tangani Lakalantas Dua Sepeda Motor di Nanga Mahap, Satu Korban Meninggal Dunia*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x