Kadinkes Kabupaten Tangerang Bongkar “Ketakutan” Kepala Puskesmas Jayanti: Takut Diliput Karena Banyak yang Minta Uang?

- Reporter

Senin, 15 Desember 2025 - 08:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG (BANTEN) // propamnewstv.id – Pernyataan mengejutkan keluar dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, dr. Hendra Tarmizi, saat ditanya soal sulitnya awak media melakukan peliputan kegiatan di Puskesmas Jayanti. Bukannya memberi solusi, jawaban Kadis justru memicu tanda tanya besar: “Biasanya Kepala Puskesmas takut diliput, karena banyak yang meminta uang,” ujar Hendra lewat pesan WhatsApp. Senin (15/12/25).

Ucapan itu langsung membuat sejumlah wartawan terperangah. Jika benar, ini berarti ada “tradisi ketakutan” di internal Puskesmas hanya karena bayang-bayang pungutan liar dari oknum tertentu. Namun jika tidak benar, apakah pernyataan Kadis ini cuma alibi untuk menutupi masalah lain yang lebih besar?

Awak media menilai jawaban tersebut tidak menyelesaikan inti persoalan: mengapa Puskesmas Jayanti begitu tertutup dan seolah alergi terhadap liputan kegiatan publik? Bukankah instansi pemerintah justru wajib terbuka, transparan, dan siap diaudit oleh media sebagai representasi masyarakat?

Transparansi bukan pilihan itu kewajiban. Media hadir untuk memastikan akuntabilitas, memberi informasi publik yang benar, dan mencegah praktik penyimpangan di lapangan. Jika instansi pemerintah sampai “takut” disorot media, publik wajar bertanya: Ada apa sebenarnya di dalam Puskesmas Jayanti?

Jawaban KadinKes hanya membuka satu pintu: pintu kecurigaan. Selanjutnya, publik menunggu jawaban yang lebih jelas bukan sekadar alasan yang membuat semakin banyak tanda tanya daripada penjelasan.//red

Sumber : bonai

Berita Terkait

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak di Kabupaten Bandung, Pedagang Pasar Tradisional Keluhkan Penurunan Omzet
Kunjungan Insan Pers ke SDN Sukadame 2 Disambut Hangat, Dewan Guru Sampaikan Harapan Pembangunan
Harga Kebutuhan pokok Makin Melambung , Masyarakat Kecil Menjerit
Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih
Antusias Warga Kampung Cipariuk Gelar Gotong Royong Bersihkan Jalan Poros Desa
Jasa Raharja Kalsel dan Polsek Beruntung Baru Gelar Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Ponpes Takhashush Diniyah
Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih
Belanja Gaji dan Tunjangan DPRD Pandeglang Naik Rp7,3 Miliar, Muktap Sulaeman Soroti Urgensi dan Transparansi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:44

Harga Kebutuhan Pokok Melonjak di Kabupaten Bandung, Pedagang Pasar Tradisional Keluhkan Penurunan Omzet

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:39

Kunjungan Insan Pers ke SDN Sukadame 2 Disambut Hangat, Dewan Guru Sampaikan Harapan Pembangunan

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:33

Harga Kebutuhan pokok Makin Melambung , Masyarakat Kecil Menjerit

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:07

Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:03

Antusias Warga Kampung Cipariuk Gelar Gotong Royong Bersihkan Jalan Poros Desa

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:59

Jajaki Usia ke-53, PAM Bandarmasih Diharapkan Fokus Inovasi dan Pemerataan Air Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:55

Belanja Gaji dan Tunjangan DPRD Pandeglang Naik Rp7,3 Miliar, Muktap Sulaeman Soroti Urgensi dan Transparansi

Jumat, 13 Februari 2026 - 00:51

Adminduk Kota Bandung Didorong Berbasis Digital, Inklusif, dan Responsif

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x