Kabupaten Bandung // propamnewstv.id – Upaya peningkatan tata kelola air pertanian di wilayah Kecamatan Rancaekek mulai menunjukkan progres. Pada Jum’at, 12 Desember 2025, pukul 09.00 WIB, dilaksanakan pertemuan pelaksanaan normalisasi Kali Taraju di bawah Jembatan Penyeberangan Orang Rel Kereta Api, yang menjadi titik nol normalisasi Sungai Cimande.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur terkait, mulai dari PUPR yang diwakili Yopi, UPTD DAS Citarum diwakili Yudi, Dinas Pertanian yang menghadirkan Kepala Balai Penyuluh Pertanian Nuryulia Syahmi, Kepala Desa Linggar Udung Hidayat, Babinsa Desa Linggar, pelaksana normalisasi, serta para ketua kelompok tani/Gapoktan dari Desa Sukamulya dan Desa Linggar.
Dalam rencana kerja yang disampaikan, normalisasi akan dilakukan sepanjang 2,8 kilometer, dengan lebar kali 3 meter dan kedalaman 3 meter. Proyek ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Jika normalisasi terealisasi, manfaat langsung yang ditargetkan antara lain:
– Peningkatan pola tanam dari 1 kali menjadi 2 kali per tahun.
– Pengairan sawah petani hingga ±200 hektare.
Para petani pun menyambut baik rencana tersebut, mengingat aliran air dari Sungai Cimande merupakan sumber utama irigasi di dua desa. Normalisasi ini diyakini dapat membantu stabilitas pasokan air, terutama pada musim kemarau.
Kegiatan ditutup dengan pengecekan lokasi dan kesiapan teknis pelaksanaan normalisasi di lapangan.
Kabiro bandung (Aziz)








