Kematian Badak Musofa. Badak Jawa Yang Hampir Punah Menuai Kontroversi Apakah Ini di Tangkap Oleh Ahli Atau Amatiran ?!

- Reporter

Sabtu, 29 November 2025 - 03:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN // Propamnewstv.id –Baru-baru ini, seekor Badak Jawa jantan bernama Musofa ditemukan mati di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Musofa sebelumnya dipindahkan ke Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) di Legon Pakis untuk program pelestarian.

Kabar ini muncul di berita nasional pada 27 November 2025 dan menjadi perhatian karena Badak Jawa termasuk spesies yang sangat terancam punah. Selasa 29/11/2025.

Sejak awal pembangunan proyek JRSCA dan program translokasi badak bergulir, terus terang saya khawatir rencana besar itu mengalami kegagalan. “ucap Mirza Selaku Pemerhati dan warga pribumi Ujung Kulon.

Lanjut Mirza, Pasalnya, “karakter badak Sunda itu kan berbeda dengan species badak manapun, termasuk badak Sumatera yang bisa dijinakkan dan berkembang biak di dalam penangkaran. Kekhawatiran saya sempat mereda ketika melihat press release BTNUK tentang proses awal translokasi badak yang berjalan dengan baik. “tuturnya

Saya pun makin merasa optimis karena press release itu seolah menjawab isu kematian badak Musofa yg sempat heboh di kalangan masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional Ujung Kulon. “jelasnya Namun tak lama kemudian, seperti mendengar petir di siang bolong, saya sangat terkejut membaca kabar buruk tentang kematian badak Musofa. “ungkapnya

Menurut Kepala Balai TNUK Ardi Andono, kematiannya diduga akibat penyakit kronis yang tidak bisa diatasi meskipun awalnya dinyatakan sehat.

Saat jurnalis Propam news tv mengkonfirmasi. Hal ini di tanggapi oleh kepala Balai Menurut Kepala Balai (TNUK), Ardi Andono. “itu sudah di tangani oleh para ahli semua silahkan di cermati sudah ada di beberapa website dan IG kita ini link nya ( btn_ujung_kulon ) teralokasi =@btn_btn_ujung_kulon. “tutupnya (IRGI)

Berita Terkait

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 
Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026
Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”
Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 
Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi sejumlah Gereja. 
Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat
Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo
Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:02

Forum KDKMP Pandeglang Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Kisruh Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih 

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:54

Polsek Pamulang Lakukan Patroli ke Lapak Hewan Qurban, Berikan Himbauan Antisipasi Pencurian Jelang Idul Adha 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:47

Dikritik Soal IPAL dan Andalalin, Perwakilan SPPG Sindanglaya I: “Saya Dulu Wartawan dan Aktivis”

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:35

Indonesia–Malaysia masih berjalan normal. Arus keluar masuk pelintas di jalur perbatasan. 

Kamis, 14 Mei 2026 - 06:59

Polres Demak Pastikan Ibadah Kenaikan Isa Almasih Berjalan Aman dan Khidmat

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:46

Ketum RAMPAS Minta Amien Rais Hentikan Pernyataan yang Dinilai Provokatif, Singgung Dukungan terhadap Program Prabowo

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:36

Polda Kalbar dan Badan Karantina Indonesia Mengamankan 42 Ton Bahan Pangan Ilegal dari Malaysia

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:23

MAN 2 Bandung Cetak Prestasi, Puluhan Siswa Tembus PTN Favorit Jalur Prestasi 2026

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x