Bandung // propamnewstv.id – Di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan yang meningkat, petani di Desa Sukamulya dan Linggar, Bandung, menunjukkan semangat inovasi yang luar biasa. Dipimpin oleh Syarief Hidayatullah, Kelompok Tani Hilir Mekar Mandiri berhasil membangun bendungan dari bambu dan karung berisi batu di Sungai Cimande, menciptakan solusi pengairan yang efektif dan berkelanjutan, rabu 26/11/2025.
Bendungan ini dirancang dengan mengedepankan kreativitas dan pemanfaatan material lokal. Bambu yang melimpah di sekitar sungai digunakan sebagai struktur utama, sementara karung berisi batu berfungsi sebagai penahan air. Desain yang inovatif ini tidak hanya mengurangi biaya konstruksi, tetapi juga meminimalkan dampak lingkungan.
“Bendungan ini adalah bukti nyata bahwa solusi lokal dapat memberikan dampak yang signifikan bagi ketahanan pangan,” ujar Syarief Hidayatullah. Bendungan bambu-karung ini diharapkan dapat mengairi sekitar 80 hektar sawah di Desa Sukamulya dan Linggar, meningkatkan hasil panen, dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Syarief Hidayatullah juga berharap pemerintah dapat memberikan solusi yang terbaik bagi petani di wilayahnya, sehingga mereka dapat terus meningkatkan produksi dan kesejahteraan. Dengan kreativitas dan gotong royong, petani di Desa Sukamulya dan Linggar membuktikan bahwa mereka dapat mengatasi berbagai keterbatasan dan menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan.
Kabiro bandung (Aziz)








