Demo Tolak KUHAP di Banjarmasin Berakhir Ricuh, Koordinator Aksi Kritik Keras DPRD: “Dewan Perampok Rakyat!”

- Reporter

Selasa, 25 November 2025 - 06:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN, 25 November 2025//propamnewstv.id  — Aksi unjuk rasa penolakan pengesahan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RUU KUHAP) di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Senin (24/11) sore, berujung ricuh. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel mendesak pembatalan UU yang dinilai merusak prinsip keadilan.

Aksi tersebut dikoordinasikan oleh Yazid Arifani, yang lantang menyuarakan bahwa undang-undang yang baru disahkan tersebut berpotensi mencederai Hak Asasi Manusia (HAM) dan mengandung “pasal karet” yang rawan disalahgunakan.

Tuntutan Ganda: Hukum Bermasalah dan Isu Lingkungan Mencekik

Dalam orasinya, Yazid Arifani menekankan bahwa penolakan terhadap RUU KUHAP tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan kegagalan wakil rakyat dalam mengawal isu-isu krusial di wilayah Kalsel.

“Kami menolak KUHAP yang baru karena mengancam prinsip due process of law. Di saat yang sama, kami juga berjuang agar wilayah kami tidak terus-menerus dirampok. Hukum di Jakarta bermasalah, di daerah kami dicekik oleh pertambangan ilegal dan perusakan Taman Nasional Meratus,” tegas Yazid di tengah massa aksi.

Yazid menambahkan bahwa proses pengesahan RUU KUHAP terkesan tergesa-gesa dan tidak transparan, menunjukkan betapa jauhnya para legislator dari aspirasi rakyat, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Kericuhan Setelah Ketua Dewan Pulang, Kericuhan bermula saat negosiasi antara mahasiswa dan pihak DPRD menemui jalan buntu. Mahasiswa menuntut agar dialog akademis mengenai pasal-pasal yang dipermasalahkan dapat dilakukan secara terbuka di dalam gedung. Tuntutan ini ditolak oleh aparat keamanan karena alasan ketertiban.

Ketegangan memuncak ketika Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, yang sebelumnya menemui massa di luar pagar, meninggalkan lokasi tanpa menyelesaikan dialog, dengan alasan harus mengejar penerbangan. Kepergian mendadak ini memicu amarah massa.

Yazid Arifani menyatakan kekecewaannya dengan nada keras:

“Kami datang membawa kajian akademis untuk perbaikan hukum, tetapi mereka lari! Mereka membiarkan KUHAP merusak HAM dan membiarkan Meratus dihancurkan. Mereka tidak pantas disebut Dewan Perwakilan Rakyat, tapi mereka adalah dewan perampok rakyat!” serunya, disambut gemuruh massa.

Setelah kepergian Supian HK, massa aksi berusaha mendobrak gerbang Gedung DPRD Kalsel yang dijaga ketat aparat kepolisian. Aksi saling dorong tak terhindarkan dan kericuhan pun pecah. Massa akhirnya membubarkan diri secara bertahap setelah pukul 18.00 WITA.

Yazid menegaskan bahwa aksi ini adalah permulaan. “Kami akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar. Sampai tuntutan kami, yaitu pembatalan UU KUHAP yang bermasalah dan perlindungan wilayah kami, dipenuhi, kami tidak akan berhenti,” pungkasnya.

Berita Terkait

Percepat Digitalisasi Perlinsos, Disdukcapil Kuningan Aktifkan IKD Seluruh Babinsa Kodim 0615
Personel Polres Balangan dengan Sigap Datangi Karhutla di Desa Kusambi Hulu
Personel Polres Balangan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Teluk Mesjid
Polres Batola Panen 2,35 Ton Jagung Pipil di Cerbon, Dukung Swasembada Pangan 2026
*Polda Banten Peringati Hari Demokrasi Internasional, Dorong Penguatan Hak Asasi dan Nilai Demokrasi*
295 KK Terbantu, Kodim 1002/HST Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Perumahan
Polres Tabalong Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat yang Antre BBM
SERAH TERIMA JABATAN DI LINGKUNGAN POLRES BALANGAN BERLANGSUNG KHIDMAT

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 16:20

Percepat Digitalisasi Perlinsos, Disdukcapil Kuningan Aktifkan IKD Seluruh Babinsa Kodim 0615

Jumat, 18 September 2026 - 15:22

Personel Polres Balangan dengan Sigap Datangi Karhutla di Desa Kusambi Hulu

Jumat, 18 September 2026 - 14:14

Personel Polres Balangan Berjibaku Padamkan Karhutla di Desa Teluk Mesjid

Kamis, 17 September 2026 - 14:30

Polres Batola Panen 2,35 Ton Jagung Pipil di Cerbon, Dukung Swasembada Pangan 2026

Kamis, 17 September 2026 - 14:16

*Polda Banten Peringati Hari Demokrasi Internasional, Dorong Penguatan Hak Asasi dan Nilai Demokrasi*

Kamis, 17 September 2026 - 13:52

Polres Tabalong Bagikan Air Mineral kepada Masyarakat yang Antre BBM

Kamis, 17 September 2026 - 13:46

SERAH TERIMA JABATAN DI LINGKUNGAN POLRES BALANGAN BERLANGSUNG KHIDMAT

Kamis, 17 September 2026 - 12:36

*Kapolda Kalsel Tinjau Langsung Korban Selamat KM Virgo Transport 8 di Banjarmasin*

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x