Foto : Citra sosial SPPG Sidomukti 2 Memberi makanan bergizi kepada lansia
BANTEN //propamnewstv.id/— Di tengah laju kehidupan yang terus bergerak tanpa jeda, masih ada tangan-tangan tulus yang memilih berjalan perlahan untuk menyapa mereka yang kerap terlupakan. Pada Senin (25/5/2026), kepedulian itu kembali hadir melalui kegiatan sosial yang dilakukan SPPG Sidamukti 2 dengan membagikan makanan bergizi kepada para lanjut usia (lansia) dan warga kurang mampu di wilayah sekitar.
Kegiatan kemanusiaan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan di Kampung Terusan, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Di balik bungkus-bungkus nasi sederhana yang dibagikan, tersimpan pesan kemanusiaan yang begitu dalam: bahwa tidak seorang pun seharusnya menahan lapar dalam kesunyian hidupnya.
Program berbagi itu menjadi cermin bahwa kepedulian sosial tidak selalu hadir melalui langkah besar dan gemerlap. Kadang, ia tumbuh dari dapur sederhana, dari niat baik yang dirawat bersama, dan dari hati yang masih percaya bahwa membantu sesama merupakan bagian penting dalam menjaga nilai-nilai kehidupan bermasyarakat.
Henda selaku Mitra SPPG Sidamukti 2 mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan bersama, khususnya para lansia dan warga prasejahtera.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya lansia dan warga yang membutuhkan. Semoga apa yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyambung kebahagiaan bagi mereka,” ujar Henda.
Di wajah para penerima bantuan tampak senyum sederhana yang menyiratkan rasa syukur. Senyum yang lahir bukan karena kemewahan, melainkan karena masih ada kepedulian yang datang mengetuk di tengah keterbatasan hidup sehari-hari.
Salah seorang warga penerima bantuan mengaku terharu atas perhatian yang diberikan oleh pihak SPPG Sidamukti 2. Dengan suara lirih, ia menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak atas bantuannya. Semoga semua yang memberi kebaikan dibalas rezeki dan kesehatan,” tuturnya.
Kegiatan sosial itu sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah masyarakat. Bahwa di saat banyak orang sibuk mengejar kepentingan masing-masing, masih ada mereka yang memilih hadir membawa manfaat bagi sesama.
Di ujung senja yang sederhana, kehangatan itu tumbuh bukan dari kemewahan, melainkan dari kepedulian yang tulus—kepedulian yang menjaga harapan agar tetap menyala bagi mereka yang membutuhkan.
Tim//red


