๐—–๐—ฒ๐—ฟ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฑ๐—ถ๐˜๐˜‚๐—น๐—ถ๐˜€ ๐—ข๐—น๐—ฒ๐—ต ๐—•๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฌ๐˜‚๐—ฑ๐—ถ ๐—›๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ž๐˜‚๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฅ๐—ถ๐—ฎ๐˜‚ “๐—”๐—ต๐—น๐—ถ ๐—ž๐˜‚๐—น๐˜๐—ถ๐˜ƒ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฆ๐—ฒ๐—ธ๐˜๐—ฒ ๐—ก๐—ฎ๐—ด๐—ฎ

- Reporter

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing Riau, // PropamNewstv.id – Sebagai penikmat sekaligus penulis Cerpen Drama Klosal Cina di Media Online, Yudi Hendra selalu terpikat oleh bagaimana legenda, kehormatan, dan kekuatan batin berpadu dalam sebuah simfoni cerita. Hal inilah yang menjadi fondasi utama dalam lahirnya cerpen di PropamNewsTv dengan Judul “Ahli Kultivasi dari Suku Naga”. Ujarnya.

โ€‹Dunia kultivasi dalam cerita ini bukan sekadar tentang mengejar kekuatan fisik semata. Lebih dari itu, saya ingin mengajak pembaca menyelami filosofi tentang jati diri, pengorbanan, dan warisan darah Naga yang luhur di tengah hiruk-pikuk konflik kolosal yang megah.

Melalui karakter utama, kita akan melihat bahwa kekuatan terbesar tidak selalu terletak pada teknik pedang atau energi batin, melainkan pada keteguhan hati dalam memegang prinsip.

โ€‹Saya menyadari bahwa karya ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun dari para pembaca sangat saya harapkan demi perbaikan karya-karya saya di masa mendatang.

๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ๐˜‚๐˜ ๐—ฃ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป ๐—ž๐—ถ๐˜€๐—ฎ๐—ต ๐—ก๐˜†๐—ฎ ๐—ฆ๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ๐˜ ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ธ๐—บ๐—ฎ๐˜๐—ถ:

Di hamparan Pegunungan Langit Biru, di mana awan menari di sela-sela puncak yang tajam, berdirilah Sekte Naga Langit. Selama ribuan tahun, mereka adalah penjaga gerbang antara alam manusia dan dimensi gelap.

โ€‹Ini adalah kisah tentang Yudi Chen, seorang murid luar yang dianggap “cacat” karena sirkulasi qi-nya yang lambat, namun takdir memilihnya untuk menulis ulang sejarah.
โ€‹Bangkitnya Kegelapan: Gerhana Seribu Tahun

โ€‹Sejarah mencatat bahwa pada tahun Naga Logam, langit tiba-tiba memerah. Sekte Iblis Pemakan Jiwa melancarkan serangan besar-besaran saat seluruh tetua Sekte Naga sedang berada dalam meditasi mendalam.

โ€‹Tanpa pemimpin, murid-murid sekte kocar-kacir. Satu per satu benteng pertahanan runtuh. Di tengah api yang melahap perpustakaan kitab suci, Yudi Chen berdiri sendirian menjaga gerbang Aula Leluhur.

โ€‹Pertarungan di Puncak Salju

โ€‹yudi Chen tidak memiliki teknik pedang yang megah, namun ia memiliki satu hal:

Keteguhan Hati Baja. Saat jenderal iblis, Mo Wang, mengayunkan gada raksasanya, Yudi Chen merapalkan Jurus terlarang yang ia temukan di reruntuhan perpustakaan.

โ€‹”Jiwa naga bukan berada pada aliran darah, melainkan pada kehendak untuk tidak pernah menyerah.”

โ€‹Transformasi: Teknik Napas Naga Sejati
โ€‹Dalam detik-detik kritis, tubuh Yudi Chen mulai memancarkan cahaya keemasan. Ia tidak lagi mencoba mengalirkan qi melalui meridiannya yang rusak, melainkan menyerap energi alam semesta secara langsung.

โ€‹Langkah Pertama: Debu di sekitarnya membentuk lingkaran pelindung.
โ€‹Langkah Kedua: Suhu udara turun drastis, membekukan api yang membakar sekte.
โ€‹Langkah Ketiga: Raungan naga terdengar dari dalam dadanya, menggetarkan seluruh gunung.

โ€‹Dengan satu tusukan jari yang sederhana namun mengandung energi murni, Yudi Chen menembus perisai kegelapan Mo Wang. Ledakan energi suci menyapu bersih kabut hitam yang menyelimuti sekte tersebut.

โ€‹Warisan Sang Pahlawan

โ€‹Meskipun Yudi Chen berhasil mengusir para iblis, ia kehilangan seluruh basis kultivasinya karena menggunakan teknik terlarang tersebut. Namun, pengorbanannya tidak sia-sia. Para tetua yang tersadar memberikan penghormatan tertinggi padanya.
โ€‹

Bersambung…

YUDI HENDRA

Berita Terkait

Satlantas Polresta serang kota Gelar’ pemeriksaan di TKP insiden Bus di palima
Di Hari Bhayangkara,Polres Tabalong Gelar Pasar murah UMKM Dan Gratiskan 1 Ton Berasย 
Usai Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Terima Kejutan dari Kodim
*Kapolda Metro Jaya Terima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI*
58 PERSONEL POLRES BALANGAN NAIK PANGKAT SEIRING PERINGATAN HARI BHAYANGKARA KE-80
*Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sekadau Beri Penghargaan kepada Personel dan Mitra Polri*
Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tabalong Raih Sejumlah Prestasi pada Berbagai Lomba Tingkat Polda Kalimantan Selatan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:47

Satlantas Polresta serang kota Gelar’ pemeriksaan di TKP insiden Bus di palima

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:41

Di Hari Bhayangkara,Polres Tabalong Gelar Pasar murah UMKM Dan Gratiskan 1 Ton Berasย 

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:33

Usai Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Terima Kejutan dari Kodim

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:28

*Kapolda Metro Jaya Terima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti dari Presiden RI*

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:20

58 PERSONEL POLRES BALANGAN NAIK PANGKAT SEIRING PERINGATAN HARI BHAYANGKARA KE-80

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:08

*Hari Bhayangkara ke-80, Polres Sekadau Beri Penghargaan kepada Personel dan Mitra Polri*

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:55

Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Polres Tabalong Raih Sejumlah Prestasi pada Berbagai Lomba Tingkat Polda Kalimantan Selatan

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:40

Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Batola pimpin dan Tegaskan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x