𝗕𝘂𝗮𝘆𝗮 𝗕𝗲𝗿𝗸𝗲𝗹𝗶𝗮𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗻 𝗠𝗲𝗻𝘆𝗲𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶𝗮 𝗱𝗶 𝗦𝘂𝗻𝗴𝗮𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗥𝗶𝗮𝘂, 𝗱𝗶𝗱𝘂𝗴𝗮 𝗞𝘂𝗮𝘁 𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗛𝗮𝗯𝗶𝘁𝗮𝘁 𝗻𝘆𝗮 𝘁𝗲𝗿𝗴𝗮𝗻𝗴𝗴𝘂 𝗼𝗹𝗲𝗵 𝗮𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗣𝗲𝗻𝗮𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗘𝗺𝗮𝘀 𝗜𝗹𝗲𝗴𝗮𝗹 (𝗣𝗘𝗧𝗜).

- Reporter

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuansing Riau, // PropamNewstv.id – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan penambangan ilegal di Kuansing Riau terbukti merusak ekosistem sungai dan rawa, yang secara langsung mengganggu habitat buaya. Kerusakan ini menyebabkan peningkatan konflik antara buaya dan manusia karena buaya kehilangan tempat mencari makan dan berkembang biak, memaksa mereka bermigrasi ke area pemukiman.

Seorang Tokoh Masyarakat Kuansing inisial (DH) Menanggapi Fenomena ini mengatakan kepada Wartawan PropamNewsTv,
“Buaya ini Muncul Karena Ulah Tangan Manusia Yang merusak habibat mereka dari hulu sampai ke hilir, Mulai dari penambangan emas Ilegal, Limbah perusahaan, Sampah yang dibuang ke sungai dan lain-lain”, ujarnya.

“Beliau Menambahkan dampak kerusakan habitat buaya oleh manusia khususnya aktivitas pertambangan ilegal terhadap populasi buaya itu diantaranya adalah,

● “Hilangnya Habitat dan Sumber Makanan: Penambangan menyebabkan sungai tercemar, tertimbun sedimen, dan hutan mangrove rusak. Hal ini mengakibatkan ketersediaan pakan alami buaya berkurang drastis, sehingga buaya menjadi lapar dan agresif”.

● “Pencemaran Limbah Beracun: PETI sering menggunakan bahan kimia berbahaya seperti merkuri (raksa) untuk memisahkan emas, yang mencemari air dan tanah, membahayakan ekosistem sungai secara keseluruhan.

● “Kerusakan Lingkungan Jangka Panjang: Aktivitas tambang ilegal menyebabkan degradasi lingkungan serius, termasuk erosi dan rusaknya vegetasi sungai yang menjadi tempat bertelur buaya”. Tegasnya kepada PropamNewsTv.

Mendengar Uraian pak DH, maka dapat disimpulkan bahwa kerusakan yang terjadi benar-benar ulah tangan manusia itu sendiri diantaranya melalui altivitas Tambang Emas Ilegal.

Masyarakat yang masih waras dan peduli Lingkungan Pasti berharap, APH tidak tebang pilih dalam memberantas PETI di Kuansing, APH harus segera memberantas PETI di Kuansing baik yang didarat ataupun yang disungai, Sebelum kerusakan semakin Meluas.

-CDA

Berita Terkait

Investasi Kopi di Kota Madiun Meningkat, Pemkot Percepat Proses Perizinan
Hari Kesadaran Nasional, Polda Sumsel Perkuat Komitmen Pelayanan Publik
Warga Desa Rancahan Datangi Inspektorat Indramayu, Tuntut Transparansi APBDes
Disambut Hangat, Silaturahmi Wapimred dan Kaperwil Propam News TV dengan Manajemen SPBU di Sintang Perkuat Komunikasi Publik
𝗠𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗵𝗮𝗻 𝟭𝟰𝟰𝟳 𝗛, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗦𝗵𝗮𝗹𝗮𝘁 𝗧𝗮𝗿𝗮𝘄𝗶𝗵 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝘀𝗷𝗶𝗱 𝗔𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗔𝗿 𝗥𝗮𝘂𝗱𝗮𝗵.
𝗦𝗜𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗥𝗦: 𝗔𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗠𝗮𝗿𝗮𝗸, 𝗣𝗲𝗻𝗲𝗿𝘁𝗶𝗯𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗽𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗳𝗲𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀𝗻𝘆𝗮
Setahun Bandung Utama, 9.232 Guru Ngaji Terima Insentif dan Program Toleransi Diperluas
Dandim 1310 Bitung memaparkan Program Indonesia Asri dan Kesiapan MA Yon TP Makawidey Pada Rapim Tingkat Kodam XIII/Merdeka

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 02:41

Investasi Kopi di Kota Madiun Meningkat, Pemkot Percepat Proses Perizinan

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:29

Hari Kesadaran Nasional, Polda Sumsel Perkuat Komitmen Pelayanan Publik

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:15

Warga Desa Rancahan Datangi Inspektorat Indramayu, Tuntut Transparansi APBDes

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:11

Disambut Hangat, Silaturahmi Wapimred dan Kaperwil Propam News TV dengan Manajemen SPBU di Sintang Perkuat Komunikasi Publik

Kamis, 19 Februari 2026 - 01:04

𝗠𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗥𝗮𝗺𝗮𝗱𝗵𝗮𝗻 𝟭𝟰𝟰𝟳 𝗛, 𝗕𝘂𝗽𝗮𝘁𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗦𝗵𝗮𝗹𝗮𝘁 𝗧𝗮𝗿𝗮𝘄𝗶𝗵 𝗱𝗶 𝗠𝗮𝘀𝗷𝗶𝗱 𝗔𝗴𝘂𝗻𝗴 𝗔𝗿 𝗥𝗮𝘂𝗱𝗮𝗵.

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:55

𝗦𝗜𝗔𝗥𝗔𝗡 𝗣𝗘𝗥𝗦: 𝗔𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗣𝗘𝗧𝗜 𝗱𝗶 𝗞𝘂𝗮𝗻𝘀𝗶𝗻𝗴 𝗗𝗶𝗻𝗶𝗹𝗮𝗶 𝗦𝗲𝗺𝗮𝗸𝗶𝗻 𝗠𝗮𝗿𝗮𝗸, 𝗣𝗲𝗻𝗲𝗿𝘁𝗶𝗯𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗽𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗘𝗳𝗲𝗸𝘁𝗶𝘃𝗶𝘁𝗮𝘀𝗻𝘆𝗮

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56

Setahun Bandung Utama, 9.232 Guru Ngaji Terima Insentif dan Program Toleransi Diperluas

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:53

Dandim 1310 Bitung memaparkan Program Indonesia Asri dan Kesiapan MA Yon TP Makawidey Pada Rapim Tingkat Kodam XIII/Merdeka

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x