KUANSING,RIAU/PropamNewsTv.Id โ Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfoss) resmi membuka sayembara desain logo Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Kompetisi berskala nasional ini menawarkan total hadiah sebesar Rp5 juta bagi karya terbaik yang mampu merepresentasikan perpaduan nilai religius dan kearifan lokal Negeri Kenegerian.
โ
โPemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi mengajak para kreator visual di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi dalam sayembara desain logo resmi MTQ Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026.
Pendaftaran dan pengiriman karya telah dibuka mulai tanggal 28 Maret hingga 2 April 2026. Langkah ini diambil guna menjaring identitas visual yang orisinal untuk menyambut perhelatan akbar keagamaan tersebut, di mana Kuansing didapuk sebagai tuan rumah.
โ
โSekretaris Diskominfoss Kuansing, Hevi Heri Antoni, menjelaskan bahwa sayembara ini bukan sekadar lomba estetika, melainkan upaya menggali filosofi mendalam yang menyatukan syiar Islam dengan identitas daerah.
โโLogo yang dihasilkan diharapkan mampu mencerminkan nilai religius, budaya Melayu, serta kearifan lokal Kuantan Singingi,โ ujar Hevi saat memberikan keterangan resmi mengenai teknis perlombaan.
โSetiap peserta, baik perorangan maupun kelompok, diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu karya dengan syarat desain harus murni hasil kreativitas sendiri dan belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Panitia menekankan bahwa setiap elemen warna dan bentuk wajib memiliki deskripsi filosofis yang kuat, mencerminkan semangat kebersamaan masyarakat Riau.
โ
โBagi masyarakat yang berminat, seluruh dokumen desain dapat dikirimkan melalui alamat surel (email) resmi yang telah disediakan oleh panitia pelaksana. Penilaian akan dilakukan oleh tim juri profesional dengan keputusan akhir yang bersifat mutlak.
Perlu menjadi catatan bagi para peserta bahwa seluruh karya yang masuk dalam tahap penilaian akan menjadi hak milik penuh panitia penyelenggara sebagai bagian dari promosi budaya daerah di tingkat provinsi.**
Cd/Red







